• Header 1
  • Header 2
  • Header 3
  • Header 4

Indonesia Siap Menjadi Pengekspor Utama

Indonesia bisa menjadi produsen dan pengekspor ikan hias terbesar di dunia. Pada 2013, Indonesia berada di urutan ketiga negara pengekspor ikan hias dunia setelah Spanyol dan Jepang. Nilai ekspor ikan hias Indonesia saat ini mencapai Rp 1,7 trilyun per tahun yang didominasi ikan hias air tawar. Potensi ikan hias air laut perlu lebih digali secara optimal untuk meningkatkan volume dan nilai ekspor ikan hias Indonesia.

Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Dr. Ir. Slamet Soebjakto, Msi., pada saat membuka Kongres Perhimpunan Ikan Hias Indonesia (PIHI) di Depok, Jawa Barat, 9 November lalu. Slamet mengungkapkan bahwa berdasarkan data statistik perikanan budidaya, volume produksi ikan hias selama periode 2010-2013 mengalami peningkatan rata-rata sebesar 18,9% per tahun yakni 605 juta ekor pada tahun 2010 dan mencapai 1,137 milyar ekor pada tahun 2013.

Kebutuhan bahan baku pakan ternak naik 10%

JAKARTA. Gabungan Pengusaha Pakan Ternak (GPMT) memprediksi tahun 2015 ini akan ada kenaikan kebutuhan bahan baku pakan ternak sebesar 10%. Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku pakan ternak, GPMT mengaku masih bergantung dari pasokan jagung impor.
Diprediksi kebutuhan bahan baku pakan ternak mencapai 8 juta ton sampai 8,5 juta ton di 2015. Atau naik dari tahun 2014 sebesar 7,5 juta ton. Kenaikan ini dipicu bertambahnya pabrik pakan ternak.

Bahan Baku Susu Segar Masih Didominasi Impor

YOGYAKARTA, KOMPAS.com -Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat sebesar 79 persen bahan baku susu segar dalam negeri masih impor. Perhitungan tersebut didasarkan pada kebutuhan bahan baku susu segar dalam negeri (SSDN) setiap tahun sekitar 3,8 juta ton.

Dari jumlah itu sebanyak 789.000 ton atau setara 21 persen dipenuhi dari dalam negeri, sementara sisanya sebesar 3 juta ton harum diimpor dalam bentuk Skim Milk Powder, Anhydrous Milk Fat, dan Butter Milk Powder dari berbagai negara.

2017, Pemerintah Targetkan 1.000 Sentra Peternakan Rakyat

Bisnis.com, SURABAYA - Pemerintah menargetkan program pembentukan 1.000 Sentra Peternakan Rakyat (SPR) hingga 2017 sebagai upaya memenuhi swasembada daging sapi hingga hasil produknya. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, Muladno mengatakan tahun ini pemerintah sudah siap mengembangkan SPR sebanyak 210 sentra. Sedangkan sentra yang sudah terbentuk ada 10 sentra seperti di Bojonegoro (3 sentra), Banyuasin (1) dan Musi Banyuasin Sumatera, Kabupaten OKI (1), Pulau Sapudi (2), Sumbawa (1) dan Kalimantan (1).

Produsen Susu Lokal Belum Bisa Penuhi Kebutuhan Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Produksi susu nasional belum mampu memenuhi kebutuhan susu nasional saat ini. Menurut Direktur Budidaya Ternak Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Fauzi Luthan, laju konsumsi susu nasional saat ini 7 persen per tahun, sementara konsumsi hanya 2,5 persen per tahun.

"Laju konsumsi susu 7 persen per tahun, sementara produksi hanya 2,5 persen saat ini. Itu artinya kebutuhan konsumsi susu belum bisa terpenuhi" ujar Direktur Budidaya Ternak Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Fauzi Luthan, Rabu (4/6/2014).

Page 1 of 3

Supported by

  • aini.png
  • ap5i.png
  • apkin.png
  • ardi.png
  • asmd.png
  • asohi.png
  • fmpi.png
  • g7.png
  • gksi.png
  • gopan.png
  • gpmt.png
  • gppu.png
  • himakindo.png
  • himpuli.png
  • ieca.png
  • ispi.png
  • kemendag.png
  • kemenperin.png
  • mai.png
  • pdhi.png
  • pinsar.png
  • world_poultry.png

Media Partners

Official Local Publication

   
   

Supporting Publications

           

 

Contact us

PT Napindo Media Ashatama
Jl. Kelapa Sawit XIV Blok M1 No.10, Billy Moon Pondok Kelapa
Jakarta 13450, Indonesia

Tel: +6221 8650963, 8644756
Email: info@indolivestock.com

Exhibition Hours

  • Wed, 4 July 2018
    10.00am - 6.00pm
  • Thu, 5 July 2018
    10.00am - 06.00pm
  • Fri, 6 July 2018
    10.00am - 5.30pm
© 2017 Indo Livestock Expo & Forum organised by PT Napindo Media Ashatama